Beredar kabar bahwa ada dua alasan WNA China diperbolehkan masuk ke Indonesia padahal ada larangan mudik. Hal ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.
Menurutnya, persoalan ini bukan adil atau tidak adil. Alasan pertama yaitu harus mengerti dan memperoleh kedudukan yang jelas. Maksudnya pemerintah bukan melarang untuk bersilaturahmi. Tetapi berusaha untuk memutus rantai Covid.
Keputusan Presiden RI bersama dengan Satgas Covid dan seluruh jajarannya adalah telah menengok pengalaman 2020 lalu. Pasalnya, sudah ditemukan penambahan kasus baru akibat kegiatan mudik.
Dengan begitu, Jokowi mengambil keputusan dan kesimpulan agar masyarakat tidak diizinkan dahulu untuk kembali ke kampung halamannya. Hal ini termasuk pada peran negara untuk melindungi rakyatnya dari paparan Covid.
Masuknya WNA China
Terkait dengan masuknya WNA China di tengah larangan mudik sudah jelas bahwa ada regulasi yang diatur sedemikian rupa. Mereka pasti akan mengikuti prosedur yang aman sesuai dengan standar Covid. Sehingga tidak akan merugikan masyarakat Tanah Air.
“Saya selalu komunikasi terus. Dengan begitu, saya dapat input yang terupdate untuk disampaikan ke publik,” katanya.
Para WNA yang masuk ke Indonesia memiliki kerjasama dalam bidang pembangunan. Rencananya mereka akan bekerja selama 3-6 bulan di Indonesia. Mereka bekerja dengan pekerja lokal asli Indonesia.
Mengingat bahwa warga China memiliki kemampuan kerja yang bisa diandalkan. Mereka akan mengerjakan proyek strategis nasional. Hal ini sudah sesuai dengan regulasi mengingat ini adalah bagian dari pekerjaan berisiko tinggi dan proyek vital.
Sumber: Hops.id








