Kukar Kembali Terima Bantuan Alsintan dari Legislator Pusat

Kukar – Kutai Kartanegara (Kukar) yang terus digenjot menjadi daerah penghasil ketersediaan pangan, terus mendapatkan dukungan dari semua pihak. Mulai dari pemerintah daerah, perusahaan swasta yang berinvestasi di Kukar, hingga dari anggota dewan. Baik tingkat terbawah daerah, sampai tingkat DPR RI.

Bantuan berupa bibit hingga alat mesin pertanian (alsintan) terus berdatangan. Kali ini duo legislator dari Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budisatrio Djiwandono yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Kukar, Seno Aji dan Wakil Ketua DPRD Kukar Alif Turiadi.

Bacaan Lainnya

Sedangkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian diwakili oleh staf ahli khusus Indah Guzel. Penyerahan sendiri dilakukan di Balai Benih dan Palawija Kukar di Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu. Pada Minggu (22/8/2021). Diterima langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Sutikno.

Bantuan sendiri diperkirakan sebanyak 35 alsintan, terdiri dari combine harvester, hand tractor dan alat pemipil jagung. Kepada kelompok tani (Poktan) di tujuh kecamatan yang ada di Kukar.

Wakil Ketua DPRD Kukar, Alif Turiadi, menyampaikan banyak terimakasih kepada Budisatrio maupun Hatifah. Atas perhatiannya kepada para petani yang berada di Kukar. Karena memang bantuan yang berasal dari aspirasi ini sangat dibutuhkan oleh para petani saat ini.

“Sangat membantu dimasa pandemi ini untuk meningkatkan ketahanan pangan,” kata Alif Turiadi.

Bantuan ini pun diperkirakan tidak hanya sampai disini saja, namun akan terus diberikan dalam bentuk bibit, benih maupun kebutuhan lainnya. Sebagai dukungan ke Kukar sebagai peningkatan kapasitas produksi pangan yang ada di Kukar. Terlebih Kukar nantinya akan menjadi salah satu bagian yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.

Lebih-lebih Kukar merupakan penyumbang terbesar kebutuhan pangan di Kaltim, khususnya padi beras. Sekitar 45 persen kebutuhan Kaltim.

“Apalagi, Kukar saat ini menjadi penyumbang terbesar kebutuhan beras di Kaltim, mencapai 45 persen lebih,” tutup Alif. (Adv)

Bagikan:

Pos terkait