TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menekankan kerja berbasis data kepada Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kukar. Dengan begitu, program akan efektif dan tepat sasaran. Sebab, basis data idealnya dipakai untuk landasan berbagai kebijakan yang ada. Selain berbasis data, peka terhadap potensi yang ada di sekitar desanya juga penting.
Hal ini dipaparkan Bupati Edi di hadapan Kades dan Ketua BPD pada Kamis (28/04), di Pendopo Odah Etam Tenggarong. Dia meminta semua perangkat desa harus terus mengevaluasi dan mengupdate data. Baik itu jumlah penduduk, hingga masyarakat pra sejahtera di wilayahnya.
“Mari benahi data karena semua harus ada datanya barulah kita bisa bekerja,” jelas Edi.
Sebab, manajemen pemerintah harus mengutamakan kinerja yang optimal. Perangkat desa juga harus mau belajar dan tanggap perkembangan zaman. Dengan begitu, bisa memajukan desanya.

Namun, dia merasa saat ini sudah baik kinerja Kades dan BPD, terbukti sudah banyak yang bisa meningkatkan kualitas Desa dengan mengoptimalkan Potensi daerahnya melalui BUMDes.
Namun, Edi menekankan ada yang masih harus dibenahi. Yaitu perubahan pola pikir dan pola kerja yang masih mengunakan cara lama.
“Gaya birokrasi mau dilayani harus diubah, karena kita merupakan pelayanan masyarakat, perubahan itu memang memerlukan waktu, perubahan itu memang sulit tapi bisa,” ujar Edi. (Adv)








