Program Terang Kampungku Terus Diwujudkan Bupati Kukar Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kepala DPMD Kukar Arianto
Kepala DPMD Kukar Arianto. [Ist]

TENGGARONG – Program Bupati Kukar Edi Damansyah yang ada dalam visi misi Kukar Idaman, salah satunya Program Terang Kampungku terus diwujudkan untuk masyarakat Kukar.

Terbaru, Desa Menamang Kanan dan Menamang Kiri di Kecamatan Muara Kaman menjadi desa yang dipantau langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pada Jumat (18/11/2022) lalu.

Bacaan Lainnya

“Kita targetkan akhir Desember 2022 ini pembangunan PLTS akan selesai. Semoga dari kegiatan ini bisa memberikan solusi ketersediaan listrik dibeberapa desa di Muara Kaman, sehingga membawa manfaat bagi masyarakat. Kita berharap bersama semoga program terang kampungku bisa berjalan dengan baik, sehingga daerah pelosok-pelosok di Kukar bisa terang benderang tidak ada kegelapan lagi,” ujar Bupati Kukar Edi Damansyah.

Kepala DPMD Kukar Arianto
Kepala DPMD Kukar Arianto. [Ist]
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto yang juga mendampingi Bupati Kukar dalam kunjungan tersebut mengaku, pembangunan PLTS komunal di Desa Menamang Kiri dan Menamang Kanan, anggaran pembangunannya dari Dinas ESDM provinsi Kaltim, dan ini bagian dari program Terang Kampungku.

“Program terang kampungku ini kita sudah petakan, selama periode 2021-2026 ada 17 Desa yang belum teraliri listrik, ini yang kita mau laksanakan program ini di 17 Desa, tapi dari 17 Desa itu hasil kajiannya ada yang bisa dialiri atau ditangani lewat PLN dengan pemasangan jaringan PLN ada juga yang tidak bisa, maka yang tidak bisa ini melalui program PLTS komunal, ” terang Arianto, Selasa (22/11/2022).

Ia menjelaskan, dari 17 Desa tersebut ada 6 Desa yang memakai listrik komunal, selebihnya masih bisa diupayakan dari listrik PLN. Sejak 2021 sebenarnya sudah dibangun listrik komunal di Desa Enggelam, lalu di tahun 2022 ini di Tunjungan melalui dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) yang langsung di transfer ke Desa, kemudian dari provinsi juga ada dua lokasi yakni Desa Menamang Kiri dan Menamang Kanan, jadi sudah 4 Desa di Kukar yang kita kerjakan memakai listrik komunal.

“Program terang kampungku ini, pak Bupati itu maunya seluruh Desa di Kukar bisa menikmati listrik 24 jam, setelah kita lakukan survei dan pendataan ternyata ada 17 Desa yang belum teraliri listrik 24 jam, maka itu dibuatkan penanganan selama periode kepemimpinan Bupati, pemenuhan untuk pengadaannya kita minta bantuan ke semua tingkatan pemerintah, baik provinsi, melalui APBD Kukar sendiri atau melalui kebijakan BKKD itu yang kita lakukan pemenuhan listrik di 17 Desa tersebut, kalau yang PLN nanti kami mendorong seperti apa agar PLN ini bisa menyambungkan jaringan ke Desa yang belum teraliri listrik 24 jam karena masih memungkinkan dipasang jaringan PLN, “paparnya.

Ia menambahkan, Desa yang telah menggunakan PLTS ada 4 Desa, kalau yang PLN lagi berproses, seperti Desa Tuana Tuha, Teluk Muda, Bunguran dan Sebelimbingan, itu sudah proses pasang jaringan PLN.

“Untuk PLN kita tidak bisa menjanjikan, masih ada Desa seperti Tanjung Batu Harapan Kecamatan Muara Muntai itu rencananya PLN kemudian di Desa Liang Buaya PLN, tapi di 2023 kita akan bangun juga di dua titik yang kita anggarkan di APBD 2023 sebanyak 12,5 miliar untuk membangun PLTS di Desa Kupang Baru dan Desa Tunjungan Kecamatan Muara Kaman, ” tutupnya. (Adv)

Bagikan:

Pos terkait