Djazuli menambahkan selain Mabes DPN BSMI yang berada di Jakarta, juga akan mulai dipersiapkan rencana pembangunan Mabes BSMI di IKN Kalimantan.
Selain itu. jajaran Anggota MPA BSMI sebagai forum tertinggi organisasi juga mengunjungi Titik Nol KM IKN yang ada di penajam Paser Utara.
“Kami membawa Anggota MPA yang datang dari berbagai provinsi untuk melihat langsung Titik Nol Nusantara yang akan menjadi pusat dari Ibu Kota Negara yang baru. Kita ingin bersama memberikan pengetahuan tentang rencana menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan,” kata Djazuli.
Ketua MPA BSMI Dr.dr. Basuki Supartono menambahkan, Sidang MPA BSMI XIII sengaja digelar di Kalimantan Timur karena adanya IKN di provinsi ini. Sebelumnya BSMI juga menggelar Munas di Kalimantan Timur 5 tahun lalu.
“Hadirnya BSMI di IKN sejalan dengan komitmen perhimpunan untuk terus sejalan dengan peraturan perundangan yang berlaku,” kata dia.
Ketua Majelis Pertimbangan dr Agoes Kooshartoro mengaku cukup optimistis setelah melihat langsung lokasi calon Mabes DPN BSMI di IKN dan langsung melihat titik nol Nusantara.
“Ada masa depan di wilayah ini sehingga BSMI sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan kemanusiaan bangsa ini harus berpartisipasi,” kata dia. (Siaran pers)








