TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa Program Kukar Idaman Terbaik akan tetap berjalan sesuai rencana, meskipun menghadapi tantangan dalam hal ketersediaan anggaran. Dirinya menyebut, pemerintah daerah (Pemkab) akan berupaya semaksimal mungkin agar program dedikasi tersebut bisa terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kalau maksimal ya kita upayakan semaksimal mungkin. Namanya program dedikasi, tentu kita jalankan dengan dua strategi utama,” ujar Aulia Rahman saat ditemui di Pendopo Odah Etam,Tenggarong, Kamis (30/10/2025).
Menurutnya, strategi pertama adalah menilai kesiapan perangkat daerah dalam mengeksekusi program. Setelah itu, tahap kedua baru akan difokuskan pada pelaksanaan atau eksekusi di lapangan.
“Kalau sudah siap dan dananya cukup, maka program akan kita jalankan sesuai target. Tapi kalau anggarannya belum mencukupi, kita tetap jalankan, hanya targetnya yang disesuaikan,” jelasnya.
Aulia mencontohkan, jika Pemkab Kukar menargetkan pelatihan untuk 100 pelaku UMKM, namun dana yang tersedia tidak memungkinkan, maka jumlah pesertanya akan dikurangi tanpa menghapus program tersebut.
“Misalnya dari 100 jadi 75 peserta. Programnya tetap berjalan karena ini komitmen kita kepada masyarakat,” tegasnya.
Dirinya menekankan filosofi utama Program Kukar Idaman Terbaik bukan sekadar mengejar angka, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Pemerintah, kata dia, tak ingin menunda atau membatalkan program hanya karena keterbatasan dana.
“Selama masih bisa dijalankan, kita jalankan. Yang penting niat baik dan hasilnya nyata bagi warga Kukar,” tambahnya.
OPD Harus Beradaptasi
Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah (OPD) untuk beradaptasi dengan situasi anggaran yang dinamis. Ia berharap setiap OPD bisa berinovasi dalam menjalankan program agar efisiensi tetap terjaga.
“Jangan sampai karena uangnya kurang, lalu semangatnya juga ikut berkurang. Pemerintah harus kreatif dan efisien dalam mengelola sumber daya yang ada,” pesannya.
Program Kukar Idaman sendiri merupakan payung besar pembangunan daerah yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor seperti pendidikan, ekonomi kerakyatan, kesehatan, dan infrastruktur. (Nur/Adv/Prokom Kukar)








