Hanya Sepertiga Pekerja Konstruksi Kaltim yang Tersertifikasi

Kadis PUPR Kaltim Aji M Fitra Firnanda memberi cinderamata ke peserta. (Pemprov Kaltim)
Kadis PUPR Kaltim Aji M Fitra Firnanda memberi cinderamata ke peserta. (Pemprov Kaltim)

SAMARINDA – Kepala Dinas PUPR Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mengatakan sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), sampai tahun 2022 bahwa jumlah pekerja konstruksi di Kaltim ada sekitar 105.000 orang.

“Namun yang bersertifikat masih sekitar 35 persen,” sebutnya dalam keterangan tertulis Pemprov Kaltim.

Bacaan Lainnya

Pelatihan dan sertifikasi merupakan salah satu jalan keluar untuk membantu kabupaten dan kota dalam menyiapkan pekerja konstruksi Kaltim yang terampil.

“Tentunya dengan membekali sertifikat, agar dapat meningkatkan daya saing dalam memperoleh lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Salah satu prioritas Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024-2026 adalah Program Pengembangan Jasa Konstruksi. Karena itu, di awal tahun 2024 ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli serentak di Kota Samarinda, Balikpapan, Bontang dan Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 14 kelas dengan peserta 414 orang pada tahap kesatu.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengatakan konstruksi harus memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan. Oleh sebab itu, sertifikasi pekerja konstruksi dianggap penting karena tidak hanya berkenaan keselamatan pekerja, tetapi juga keselamatan pengguna.

“Kita berharap, Kaltim tidak mencatatkan lagi kejadian yang berkenaan dengan gagal konstruksi,” ujar Sekda Sri di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Senin (29/1/2024). (redaksi)

Bagikan:

Pos terkait