Janji Manis Ramah Lingkungan dari Pabrik Semen Kobexindo

Peresmian pabrik semen kobexindo di Kutai Timur (Sumber: Instagram Pemprov Kaltim)
Peresmian pabrik semen kobexindo di Kutai Timur (Sumber: Instagram Pemprov Kaltim)

Mediaetam.com, Kutai Timur – Sejumlah pihak mengkhawatirkan keberadaan Kobexindo dapat merusak karst di Kutai Timur. Meski begitu, Wakil Direktur Hongshi Holding Group Guo Chiceng mengklaim operasi pabrik semen Kobexindo di Kutai Timur ini, tak akan merusak lingkungan. Alasannya, mereka punya teknologi tinggi. Korporasi mereka juga sudah memiliki industri lingkungan.

“Bahkan kami bisa mengolah limbah padat menjadi determinalisasi, penyumberdayaan, dan penonaktifan bahaya,” sebut dia dalam keterangan tertulis pemprov kaltim pada Rabu (23/8/2023).

Bacaan Lainnya

Guo Chiceng bahkan mengklaim komitmen mereka membuat langit lebih biru dan air lebih hijau. Dia pun berterimakasih. Sebab, perjalanan membangun pabrik sejak 2021 akhirnya bisa beroperasi. Apalagi, nilai investasi pabrik ini mencapai Rp 15 triliun.

Pabrik semen ini bukan yang pertama. Hongshi Holding Group sudah membangun pabrik serupa di Jember, Jawa Timur. Meskipun, kapasitasnya hanya 3 juta ton per tahun. Berbeda dengan pabrik semen Kobexindo di Kutai Timur yang mencapai 8 juta ton per tahun.

Gubernur Kaltim Isran Noor pun pada Rabu (23/8/2023) sudah melakukan peresmian pabrik yang akan menambang kapur di kawasan Kutai Timur tersebut.

Dalam keterangan tertulis Pemprov Kaltim, Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan peresmian di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur. Produksi pabrik yang tak jauh dari Pantai Jepu-Jepu itu bakal menyentuh delapan juta ton per tahun.

Baca Juga:  Diresmikan, Kobexindo Siap Tambang Kapur Kutai Timur

Bagikan:

Pos terkait