Jawaban Makmur HAPK Soal Surat PAW yang Beredar Luas, Dikudeta?

Mediaetam.com, Samarinda – Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK dikabarkan akan digantikan Ketua Komisi III Hasanuddin Mas;ud. Hal itu ramai dibahas, usai beredarnya di media sosial surat berkop Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Patai Golongan Karya (Golkar), terkait dengan pergantian antar waktu Ketua DPRD Kaltim sisa masa jabatan 2019-2024.

Surat DPP Partai Golkar, PAW Ketua DPRD Kaltim. [Mediaetam.com/Ist]

Surat yang dikeluarkan tanggal 16 Juni 2021 bernomor B-600/ Golkar/VI/2021 yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjennya Lodewijk F Paulus, menyatakan Ketua DPRD Kaltim saat ini dari Fraksi Golkar Makmur HAPK akan digantikan oleh Hasanuddin Mas’ud yang saat ini menjabat ketua Komisi III DPRD Kaltim.

1.Dasar
a. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia No 6 Tahun 2017 tentang Pergantian Antarwaktu Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Daerah Provinsi dan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

b. Keputusan RAPIMNAS Partai Golkar Tahun 2013 Nomor: 02/RAPIMNAS-V/GOLKAR/XI/2013 tertanggal 23 November 2013 tentang Rekomendasi Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Golongan Karya.

c. Surat DPD Partai GOLKAR Provinsi Kalimantan Timur Nomor 108/DPD/GOLKAR/KT/III/2021 tanggal 15 Maret 2021 tentang permohonan persetujuan PAW Pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Timur sisa masa jabatan periode 2019-2024.

2. Sesuai titik dasar tersebut di atas, Dewan Pimpinan Pusat Partai GOLKAR menyetujui dan menetapkan pergantian antar waktu pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Timur sisa masa jabatan 2019-2024 kepada Saudara H Hasanuddin Mas’ud, S.Hut., ME.

3. DPD Partai GOLKAR Provinsi Kalimantan Timur agar segera menindaklanjuti proses pergantian antar waktu Pimpinan DPRD Kalimantan TImur sisa masa jabatan 2019-2024 sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Demikian persetujuan ini disampaikan untuk dilaksanakan. Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Menanggapi surat tersebut Ketua DPRD Kaltim saat ini Makmur HAPK menjelaskan, dirinya tidak bisa menjawab kebenaran surat PAW tersebut.

“Saya belum tau, saya tidak bisa komentar isinya. Silahkan konfirmasi ke Pengurus Partai Golkar saja,”ungkapnya saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Sabtu (19/6/2021).

Makmur HAPK menyampaikan, dirinya saat ini tidak berhak menjawab. Selain dirinya belum mengetahui benar status surat tersebut, juga belum ada tembusan kepada dirinya.

“Nanti etika saya yang tidak bagus. Saya ini anggota Golkar yang sudah 30 tahun. Jadi harus saya jaga etika itu,” paparnya.

Mantan Bupati Berau itu menerangkan, perihal isu tersebut dapat dijawab oleh divisi I DPD Golkar Kaltim. Makmur mengatakan jikalau dirinya tidak berhak menjawab, karena dirinya hanya sebagai anggota saja.

Disinggung terkait pendiskusian dalam internal Partai Golkar, Makmur HAPK belum dapat memberikan komentar lebih. Ia menegaskan, posisi dirinya yang saat ini menjadi Ketua DPRD Kaltim berdasarkan SK negara, dan bukan SK Partai. Terkait kebenaran isi surat tersebut, dirinya akan meninjau kembali.

“Nanti. Saya baca dulu, yang salah dimana dan mana yang tidak,” ucapnya.

Makmur HAPK membeberkan, dirinya menjadi anggota lama Golkar selama 30 tahunan. Ia berkeinginan agar iklim politik Partai Golkar sejatinya bisa tenang dan damai.

“Kalau soal begitu (PAW) paling mudah, tapi karena saya orang tua saya harus beri contoh yang baik,” tuturnya.

“Saya waktu dulu jadi pejabat (wakil Bupati Berau) itu diminta memimpin Partai Golkar. Bukan saya yang minta diangkat menjadi pejabat. Jadi, malah saya jadi pejabat kemudian mengangkat Golkar,” ungkapnya terkekeh.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudy Mas’ud masih dalam keadaan belum dapat diwawancarai media ini.

“Mas sebentar ya. Saya sedang rapat,” imbuhnya. (Idham)

Share:

About The Author