Jusuf Kalla Kritik Jokowi soal Ikut Campur Pilpres 2024 PDIP Buka Suara

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui wartawan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Senin (8/5/2023). (Liputan6.com)

 

Mediaetam.com, Jakarta – PDI Perjuangan (PDIP) tak mempermasalahkan kritikan yang disampaikan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak ikut campur masalah politik jelang Pilpres 2024.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan JK usai Jokowi tak mengundang enam ketua umum partai politik koalisi pemerintah di Istana Merdeka Jakarta.

Dilansir dari Liputan6.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut hal yang dilakukan Jokowi pernah dilakukan oleh presiden sebelumnya. Bahkan, kata dia, Jusuf Kalla juga pernah masuk dalam tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

“Ya sebenarnya secara empiris ini juga dilakukan sebelumnya oleh presiden sebelumnya, kemudian juga oleh pak JK sekalipun ketika berbicara dan beliau kan juga menjadi Dewan Pengarah di dalam tim kampanye dari Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” jelas Hasto kepada wartawan di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Senin (8/5/2023).

“Tetapi tentu saja pak JK berpendapat, ya beliau memang punya kebebasan menyampaikan pendapatnya,” sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa pertemuan enam ketua umum partai politik di Istana Negara Jakarta, membahas soal kepentingan bangsa dan negara kedepan.

Terkait tak diundangnya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam pertemuan, hal itu dikarenakan partai tersebut sudah mendeklarasikan dukungan untuk Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024.

“Mengapa dari Bapak Surya Paloh tidak diundang, sangat jelas penjelasan dari Bapak Presiden Jokowi, karena memang dari rekam jejak yang disampaikan oleh Bapak Anies Baswedan, itu kan juga menunjukkan hal-hal yang sifatnya berbeda,” katanya.

 

 

Sumber : PDIP Jawab Kritik Jusuf Kalla ke Jokowi soal Ikut Campur Urus Pilpres 2024

Editor : Muhammad Amin Khizbullah

Bagikan:

Pos terkait