Kehe Daing, Keindahan si Lubang Ikan

Kehe Daing
Kehe Daing

Maratua – Di Pulau Kakaban, tidak hanya danau ubur-ubur saja yang membius pengunjungnya. Tetapi ada destinasi lain. Yaitu, sebuah laguna yang mesti masuk dalam daftar destinasi di pulau ini. Namanya adalah laguna atau warga setempat menyebutnya dengan Kehe Daing.

Laguna adalah sekumpulan air asin yang terpisah dari laut. Mereka bisa terpisah karena ada penghalang karena pasir, karang, atau batu. Biasanya, laguna juga dekat pantai. Laguna di pulau Kakaban ini, bernama “Kehe Daing”. Masyarakat Suku Bajau yang jadi mayoritas di Maratua, menamakan laguna ini dari bahasa mereka. Yaitu Kehe artinya lubang dan Daing adalah ikan.

Lubang Ikan yang dimaksud dari Kehe Daing ini adalah adanya daratan yang dipenuhi dengan air asin yang berasal dari laut, dimana air tersebut masuk melalui pecahan batu karst yang membentul lorong seperti lubang. Banyak ikan-ikan kecil yang masuk dari lorong ini menuju kedalam laguna, sehingga oleh masyarakat setempat laguna ini dinamakan Kehe Daing.

Laguna kehe daing cukup luas. Airnya jernih dan tidak terlalu dalam. Pengunjung bisa asyik bermain dengan air atau melihat ikan-ikan yang kemungkinan masuk di laguna ini. Pemandangan di laguna juga mengagumkan. Dengan alas pasir putih yang dipenuhi air jernih.

Apalagi, datang saat matahari lagi tinggi. Pantulan cahaya matahari yang didukung keindahan laguna, memberikan gradasi warna yang mengagumkan. Ada dua jalan untuk mencapai kehe daing dari bibir pantai. Pertama sebuah terowongan dengan ukuran kecil. Terowongan ini juga jadi jalan air laut ke laguna. Tapi ingat, jangan lewat terowongan saat pasang air laut. Sebab, terowongan akan dipenuhi air.

Alternatif lain adalah melewati tangga. Pada jalur tangga kamu akan melakukan trekking menyusuri area tebing. Wisatawan akan menyusuri tebing yang kebetulan memang berada di sekitar pantai dan laguna. (offy/mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait