Kerja Sama Pembangunan XXI di Tenggarong Jadi Langkah Nyata Program Kukar Idaman Terbaik

Pertemuan antara 2 perusahaan dan Wabup Kukar Rendi Solihin terkait kerja sama pembangunan mal dan XXI di Tenggarong (16/10/25). (Kukar Paper)

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin menggelar pertemuan penting dengan manajemen PT Nirwana Wasti Pratama dan PT Nusantara Sejahtera Raya di Restoran Plataran Darmawangsa, Jakarta, Kamis (16/10/2025). Pertemuan ini membahas peluang kerja sama strategis antara Pemkab Kukar dan dua perusahaan besar dalam pembangunan pusat perbelanjaan modern serta bioskop XXI di Kota Tenggarong.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif serta meningkatkan daya tarik Tenggarong sebagai kota yang maju dan hidup. Wabup Rendi menilai pembangunan mal dan bioskop akan menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus memberikan ruang hiburan yang selama ini dinantikan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Pertemuan ini istimewa, karena rencana bioskop ini bisa sekaligus membuka peluang hadirnya mal di Tenggarong,” ujar Rendi Solihin optimistis.

Menurutnya, kehadiran pusat perbelanjaan modern dapat mendorong aktivitas ekonomi baru dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Masih Perlu Dikaji

Namun, Rendi menegaskan pembangunan tersebut tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. Pemkab Kukar akan melakukan kajian mendalam untuk memastikan keberadaannya tidak berdampak negatif terhadap usaha lokal yang telah ada.

“Kami ingin pembangunan mal ini tidak hanya layak secara ekonomi, tapi juga selaras dengan kondisi sosial masyarakat,” jelasnya.

Pemkab Kukar berkomitmen menjaga keseimbangan antara kemajuan dan keberlanjutan ekonomi lokal. Rendi menilai, dengan pendekatan yang tepat, mal dan bioskop justru dapat memperkuat daya saing pelaku UMKM di Kukar melalui kolaborasi dan kemitraan.

“Harapan kami, ini bisa menjadi pemicu semangat baru bagi pelaku usaha lokal. Tenggarong harus jadi magnet ekonomi baru di Kukar,” tambahnya.

Ia juga berharap ke depan warga Kukar tak perlu lagi bepergian ke Samarinda hanya untuk berbelanja atau menonton film.

Rendi mengungkapkan tahap penjajakan ini akan dilanjutkan dengan penyusunan dokumen dan kajian teknis oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar bagi pihak pengembang dalam menentukan kelayakan proyek.

“Sekarang masih tahap awal. Kami menyiapkan semua dokumen pendukung agar prosesnya berjalan sesuai aturan dan hasilnya benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Meski pihak XXI sudah menunjukkan ketertarikan, Rendi menegaskan pembangunan bioskop tidak dapat berdiri sendiri tanpa mal sebagai fasilitas utama.

“XXI sudah menyatakan siap, tapi mereka tetap membutuhkan mal sebagai tempat beroperasi,” ujarnya.

Rencana pembangunan mal dan bioskop ini juga merupakan bagian dari 17 program prioritas “Kukar Idaman Terbaik” yang diusung Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin. Program ini masuk dalam kategori “Etam Kreatif” dan “Etam Mandiri”, yang berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Rendi menutup pernyataannya dengan penuh optimisme bahwa rencana ini akan menjadi langkah nyata menuju Kukar yang lebih hidup, mandiri, dan berdaya saing. (Nur/Adv/Prokom Kukar)

Bagikan:

Pos terkait