Kukar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Kartanegara (Kukar) kemungkinan akan mengalami penurunan anggaran pada tahun 2020 ini. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Baharuddin, jika penurunan mencapai Rp 2 miliar.
Sehingga dipastikan, KONI Kukar hanya akan mendapat anggaran sekitar Rp 4 miliar saja pada tahun anggaran 2021 ini. Pandemi Covid-19 disebut jadi faktor utama penyebab penurunan anggaran tersebut. Seperti pada tahun 2020 lalu, banyak berbagai event kejuaraan yang tidak terlaksana.

Melihat itulah, Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Baharuddin merasa penurunan anggaran untuk induk olahraga di Kukar tersebut masuk akal saja. Belum ads kegiatan yang memerlukan anggaran yang besar untuk dilakukan KONI Kukar.
Tak hanya itu, evaluasi dan monitoring penggunaan anggaran tahun 2020. Pemanggilan untuk evaluasi penggunaan anggaran tahun lalu pun akan segera dilakukan. Dengan memanggil KONI Kukar untuk duduk bersama melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Serta meminta laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran 2020.
Sudah sejauh mana pelaksanaan kegiatan selama tahun 2020. Hjngga sampai mana prestasi-prestasi olahraga yang telah diraih tahjn 2020 akan turut dievaluasi di DPRD Kukar.
Agenda itupun akan dipastikan terlaksana dalam waktu dekat ini. Dengan melakukan penyesuaian dan pengaturan jadwal kegiatan anggota Komisi IV DPRD Kukar.
“Sudah kamu laporkan kepada staf ahli untuk mengagendakan itu,” jelas Baharuddin.
Politisi PDI P itupun berharap penggunaan anggaran ysng sudah dikucurkan oleh DPRD Kukar sesuai peruntukannya. Sejauh mana capaian target yang diusung tahun 2020 lalu. “Tentu kita evaluasi semua sampai sejauh mana dana itu berproses,” pungkas Baharuddin. (Adv)








