KPU Bontang Musnahkan 407 Surat Suara  dan Lepaskan Distribusi Logistik Pilkada 2024

Foto : Suasana Pemusnahan 407 surat suara oleh KPU Bontang.

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang melaksanakan pemusnahan surat suara rusak dan pelepasan distribusi logistik Pilkada 2024 pada Selasa (26/11/2024), menandai kesiapan penuh dalam menyambut pelaksanaan pesta demokrasi yang akan digelar pada 27 November.

Sebanyak 407 surat suara dimusnahkan dalam kegiatan tersebut karena rusak atau berlebih. Surat suara yang dimusnahkan meliputi 8 lembar untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta 36 lembar untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

Bacaan Lainnya

Selain itu, surat suara berlebih yang dimusnahkan terdiri dari 4 lembar untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta 359 lembar untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

Ketua KPU Kota Bontang, Muzarroby Renfly, dalam sambutannya menegaskan bahwa distribusi logistik akan mencakup 277 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil seperti pulau Malahing, Selangan, Tihi-Tihi, dan Gusung.

“Kami memastikan distribusi logistik berjalan sesuai jadwal, meski ada tantangan seperti pengiriman ke wilayah pesisir. Untuk Selangan dan Tihi-Tihi, pengiriman menunggu kondisi air pasang agar logistik dapat diangkut dengan lancar,” ungkap Roby.

Pelepasan logistik Pilkada dilakukan dengan tiga truk yang membawa kebutuhan ke wilayah Bontang Utara, seperti Kelurahan Loktuan, Guntung, dan Api-Api.

KPU Bontang berharap proses pengiriman ini selesai tepat waktu untuk memastikan kesiapan logistik di hari pemungutan suara pada 27 November 2024.

Wali Kota Bontang, Basri Rase, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi kepada KPU, Bawaslu, dan semua pihak terkait atas kerja kerasnya dalam mempersiapkan Pilkada.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas demokrasi dan memastikan Pilkada berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

“Pilkada adalah momentum penting bagi masyarakat Bontang. Mari kita sukseskan bersama dengan menjunjung tinggi persatuan dan nilai demokrasi,” tegas Basri.

Acara ini juga diwarnai dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kelancaran seluruh tahapan Pilkada, mulai dari pemungutan suara hingga rekapitulasi suara pada 16 Desember 2024.

KPU Kota Bontang berharap setiap tahapan Pilkada berjalan lancar, menjadikan Pilkada 2024 sebagai pesta demokrasi yang berkualitas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Artinya kita Pilkada 2024 berjalan dengan sukses, menciptakan suasana demokrasi yang aman dan damai bagi seluruh masyarakat Kota Bontang,” tutupnya.(Adv)

Bagikan:

Pos terkait