Pemerintah Kini Tidak Lagi Mewajibkan Masyarakat Untuk Tes COVID-19

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin resmi (Liputan6.com)

 

 

Bacaan Lainnya

Mediaetam.com, Jakarta – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menerangkan, Pemerintah kini tidak lagi mewajibkan atau ‘memaksa’ masyarakat untuk tes COVID-19. Kesadaran masyarakat untuk testing sendiri jika bergejala diharapkan terbangun.

Dilansir dari Liputan6.com Pernyataan Budi Gunadi tersebut untuk merespons pertanyaan, “Apakah tes PCR dan antigen akan dihapus setelah PPKM dicabut?’ Terlebih lagi, syarat aturan perjalanan pada masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) sudah tidak lagi mewajibkan pelaku perjalanan melampirkan tes COVID-19 negatif”.

“Buat teman-teman soal tes PCR (dan antigen), apakah akan dihapus? Mungkin jawabannya begini, bukan menjadi sesuatu yang diwajibkan atau bukan disuruh oleh Pemerintah,” kata Budi di Istana Negara Jakarta, Selasa (3/1/2023).

“Tapi kami mengharapkan itu (tes PCR dan antigen) menjadi kesadaran masyarakat. Kalau misalnya sakit ya cek (testing) sendiri. Kalau nanti positif (COVID-19), lalu tahu ini menular ya harusnya isolasi mandiri ya, tanpa diberitahu atau dipaksa oleh Pemerintah.”

Budi Gunadi Sadikin menganalogikan tes PCR dan antigen mirip tatkala seseorang dilanda demam. Ketika demam, maka tak perlu lagi disuruh untuk mengecek suhu tubuh pakai termometer atau harus minum obat parasetamol.

Masyarakat pun sudah tahu sendiri bila demam akan mencari pengobatan sendiri. Bahkan demam yang tidak kunjung turun, masyarakat juga sudah paham untuk segera ke dokter. “PCR dan antigen adalah cara kita untuk mendeteksi, apakah kita kena (COVID-19) atau enggak. Sama seperti kita demam atau enggak, kan ada alat namanya termometer,” tutur Menkes Budi Gunadi.

“Bayangkan dulu, kalo misalnya ada penyakit infeksi, belum ada alat dan enggak tahu cara ngobatinnya gimana. Nah, sekarang sudah tahu kan deteksi demam ya pakai termometer. Sudah tahu juga kalau demam harus gimana, kira-kira analoginya sama (dengan tes PCR dan antigen).”

 

Secara bertahap, Pemerintah akan berupaya membangun kesadaran masyarakat untuk testing sendiri. “Nanti kami akan mengembalikan atau meningkatkan partisipasi masyarakat untuk tes PCR dan tes antigen. Mirip dia cek suhu kalau demam. Cek antigen atau PCR kalau dia merasa kemungkinan sakit,” imbuh Budi Gunadi

Sumber : PPKM Dicabut, Menkes Budi: Tes PCR-Antigen Tak Diwajibkan

Editor : Muhammad Amin Khizbullah

Bagikan:

Pos terkait