Pemkab Kukar Gelar Assessment Profiling ASN 2025, Dorong Manajemen Talenta yang Lebih Profesional

Tes Assessment Profiling ASN (Pro ASN) 2025 di Gedung CAT BKPSDM, Tenggarong, (17/11/25). (Doc. Sekretaris BKPSDM)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui BKPSDM Kukar mulai melaksanakan Assessment Profiling ASN (Pro ASN) 2025 sebagai langkah memperkuat manajemen talenta di lingkungan Aparatur Sipil Negara. Kegiatan ini berlangsung pada 17–19 November 2025 di Gedung CAT BKPSDM Tenggarong.

Pro ASN digelar untuk memotret potensi dan kompetensi seluruh ASN, termasuk pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, jabatan fungsional, hingga pelaksana. Data tersebut akan menjadi indikator utama dalam penerapan manajemen talenta yang tahun depan wajib dijalankan seluruh instansi pemerintah sesuai keputusan BKN.

Bacaan Lainnya

Sekretaris BKPSDM Kukar, Rokip, menjelaskan bahwa asesmen kali ini memiliki peran strategis bagi masa depan pola karier ASN.

“Pro ASN ini tujuannya mengisi data potensi dan kompetensi ASN di Kukar. Data itu nanti menjadi indikator dalam manajemen talenta. Sesuai ketentuan BKN, tahun depan manajemen talenta wajib diterapkan, dan salah satu indikatornya adalah asesmen. Karena asesmen sebelumnya sudah tidak berlaku, makanya semua harus ikut,” ujar Rokip, Senin (17/11/2025).

Dirinya menyebut total peserta mencapai 671 ASN, terdiri dari 24 pejabat eselon 2, 90 eselon 3, 104 eselon 4, serta ratusan jabatan fungsional dan pelaksana lainnya.

Lebih jauh, Rokip memaparkan manajemen talenta menjadi sistem penting dalam memotret pergerakan karier ASN berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja termasuk penilaian 360 derajat dari lingkungan kerjanya.

“Manajemen talenta itu melihat potensi, kompetensi, kinerja, pendidikan, pelatihan, disiplin, semuanya masuk. Kalau semuanya bagus, posisi dan karier ASN juga akan lebih optimal. Ini selaras dengan misi ketiga: Terbaik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan peningkatan profesionalisme sumber daya manusia aparatur sipil negara,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung di ruang CAT BKPSDM dan Digital University itu menjadi momentum ASN Kukar untuk menyiapkan data diri secara lengkap. Rokip menekankan pentingnya ketelitian ASN dalam memperbarui data pada sistem seperti CISN atau MyASN.

“Ke depan banyak yang harus disiapkan. Yang paling penting adalah updating data. Penghargaan individu, pelatihan lima tahun terakhir, semua harus diinput. Itu menjadi nilai tambah dalam manajemen talenta,” jelasnya.

Manfaatkan Asesmen

Rokip menambahkan  pengalaman menjadi anggota tim kerja atau ketua tim juga berkontribusi pada penguatan rekam kinerja ASN. Meski tidak selalu berbanding dengan insentif, namun menjadi penilaian penting dalam proses manajemen talenta.

“Kalau dipercaya menjadi anggota tim atau ketua tim, itu nilai tambah. Makanya data seperti penghargaan dan pelatihan harus selalu diperbarui agar hasil pemetaan kinerja lebih optimal,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan Pro ASN 2025, Pemkab Kukar berharap seluruh ASN dapat memanfaatkan asesmen ini sebagai pijakan untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi, serta kesiapan menghadapi sistem merit berbasis manajemen talenta yang semakin terukur. (Nur/Adv/Prokom Kukar)

Bagikan:

Pos terkait