Mediaetam.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara, pada 14 Juni 2025 secara resmi memulai rangkaian seleksi pemilihan Teruna Dara 2025 berlangsung di Aula DPRD Kukar.
Dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, terlihat hadir juga para peserta, panitia, serta perwakilan Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) Kukar.
Arianto, dalam sambutannya menegaskan pemilihan Teruna Dara bukan ajang seremonial tahunan semar, namun sebagai langkah strategis dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan mengembalikan Pariwisata Kukar.
“Hari ini kita bersama-sama melakukan pembukaan seleksi interview pemilihan Teruna Dara 2025. Kegiatan ini akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan, dimulai dari Juni, berproses hingga Juli dan Agustus, dan nantinya hasil seleksi akan diumumkan pada bulan September,” ungkapnya.
Dispar Kukar tidak ingin jika ajang pemilihan Teruna Dara sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan tanpa memberikan dampak nyata.
Nantinya, Teruna dara yang terpilih bakal menjalankan peran sebagai agen perubahan, dengan tanggung jawab mendorong edukasi, menciptakan inisiatif, serta mengambil bagian aktif dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara.
“Pariwisata tidak hanya soal destinasi. Ada banyak faktor yang menentukan, seperti partisipasi masyarakat, aksesibilitas menuju lokasi wisata, serta inovasi dalam pengelolaan destinasi. Jika masyarakat tidak peduli dan tidak mendukung, maka pengembangan pariwisata akan menghadapi banyak hambatan,” tuturnya.
Arianto, juga menegaskan akan pentingnya kemampuan para peserta Teruna Dara dalam mengikuti perkembangan zaman, apalagi pada digitalisasi.
“Teruna Dara yang terpilih harus mampu membangun jaringan dan menguasai media sosial, karena informasi kini tidak hanya disebarkan secara langsung tetapi juga melalui platform digital yang jangkauannya jauh lebih luas dan cepat,” tambahnya.
Dari 76 peserta yang turut serta, sebagian besar masih didominasi oleh peserta dari kecamatan Tenggarong, yakni 42 orang.
“Memang masih didominasi oleh teman-teman dari Tenggarong. Harapan kami, dengan meluasnya publikasi dan dukungan, ke depan peserta dari kecamatan lain juga bisa turut aktif berpartisipasi. Ini tugas kita bersama,” timpalnya.
Arianto juga menegaskan bahwa kriteria dalam pemilihan Teruna Dara tidak hanya berfokus pada penampilan fisik semata.
“Kecantikan dan ketampanan itu penting, tapi bukan satu-satunya. Yang kami cari adalah pribadi yang cerdas, berwawasan luas, dan memiliki sikap yang baik. Karena mereka akan jadi contoh dan panutan, baik bagi generasi sebaya maupun masyarakat umum,” pungkasnya.








