Ribuan Pendukung Meriahkan Pendaftaran Basri-Chusnul sebagai Bapaslon Wali Kota Bontang

Foto : Bakal Paslon Wali Kota dan Wakil Walikota Bontang Basri Rase dan Chusnul Dhihin Saat Mendaftar Ke KPU Kota Bontang.(Ist)

BONTANG – Ratusan kendaraan dan ribuan pendukung mengiringi pasangan bakal calon (bapaslon) Wali Kota Basri Rase dan Wakil Wali Kota Chusnul Dhihin menuju Kantor KPU Bontang pada Pukul 14.30 Wita, Rabu (28/8/2024).

Acara pendaftaran ini diwarnai dengan semangat meriah dari warga yang turut berpartisipasi dalam pawai keliling kota sebagai simbol dukungan terhadap calon wali kota dan wakil wali kota Bontang.
Rombongan yang dipimpin oleh Koordinator Tim, Udin Mulyono, membawa sekitar 3.000 orang untuk mendampingi Basri Rase dan Chusnul Dhihin.

Bacaan Lainnya

“Kami membawa sekitar 3 ribu orang untuk mendampingi pasangan calon independen Basri-Chusnul dalam mendaftarkan diri ke KPU,” ujar Udin Mulyono.

Barisan depan pawai diisi oleh kelompok rebana yang membangkitkan semangat massa, serta sejumlah warga yang mengenakan pakaian adat Dayak, menciptakan suasana yang penuh semangat dan antusiasme.

Setibanya di kantor KPU, pasangan Basri-Chusnul langsung disambut oleh Ketua KPU Bontang, Muzarroby Renfly, bersama empat komisioner lainnya serta perwakilan dari Bawaslu.

Basri Rase, calon independen yang telah menyatakan niatnya untuk maju kembali di Pilkada Bontang 2024, menegaskan bahwa meskipun mereka maju melalui jalur perseorangan, mereka tetap mendapat dukungan dari dua partai politik, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Buruh.

“Kami berharap seluruh persyaratan terpenuhi sehingga kami berhak menjadi peserta Pilkada 2024,” kata Basri.

Sebelumnya, pasangan Basri-Chusnul telah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU setelah memperoleh 14.073 dukungan dari warga Bontang.

Menurut Muzarroby Renfly, Ketua KPU Kota Bontang, pasangan ini berhasil melampaui syarat dukungan minimal, yang disyaratkan untuk calon independen.

“Kita sudah saksikan bahwa SK penetapan syarat perseorangan atas nama Basri-Chusnul telah melampaui batas syarat minimal,” ujar Muzarroby.

Meskipun PPP dan Partai Buruh memberikan dukungan, Muzarroby menegaskan bahwa kedua partai tersebut tidak dihitung sebagai pengusung pasangan ini, karena Basri-Chusnul maju melalui jalur perseorangan.

“Jalur perseorangan ini tidak melalui jalur partai politik, meskipun tadi ada dukungan dari PPP dan Partai Buruh, itu hanya sebatas pendukung, bukan pengusung,” pungkasnya.(Adv)

Bagikan:

Pos terkait