Target Bapenda Kaltim 2022, PAD dari PKB, BBNKB, dan PBBKB Sebesar Rp 5 Triliun

BALIKPAPAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim berupaya mewujudkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pajak atas Penggunaan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PKB, BBNKB dan PBBKB) dengan total kurang lebih Rp5 triliun pada 2022.

Gubernur Kaltim Isran Noor berpesan, agar ASN di Bapenda Kaltim agar bekerja keras penuh semangat yang didasari Berakhlak atau Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

“Target itu lumayan, makanya harus kerja keras dan sungguh-sungguh. Seluruh ASN termasuk di Bapenda harus berakhlak. Harus benar-benar bangga melayani bangsa,” motivasi Isran Noor kepada 70 peserta Rapat Koordinasi Petugas Layanan Operasional (PLO) Bapenda Provinsi Kaltim, di Gran Senyiur Hotel Balikpapan, Rabu 22 Desember 2021 malam.

Gubernur Kaltim Isran Noor. (Humasprov Kaltim)

Menurut Isran, mewujudkan target dengan bekerja jujur sesuai tugas pokok dan fungsi yang ditetapkan.

Target itu, lanjut Isran, tidak mudah. Karena itu, semua harus saling mendukung.

Kepala Bapenda Kaltim

Ismiati menjelaskan, Presiden RI Joko Widodo baru-baru ini secara resmi meluncurkan core values ASN ‘Berakhlak’ dan motto ‘Bangga Melayani Bangsa’. Ini merupakan fondasi baru berupa nilai-nilai dasar bagi aparatur sipil negara (ASN).

Sesuai instruksi Presiden RI, Bapenda Kaltim siap mengimplementasikannya.
Motto atau tagline Berakhlak dilatarbelakangi adanya penerjemahan yang berbeda-beda terhadap nilai-nilai dasar serta kode etik dan kode perilaku ASN yang tertuang dalam UU nomor 5/2014 tentang ASN.

“Semoga dengan semangat ASN Berakhlak, seluruh pegawai Bapenda Kaltim mampu bekerja keras penuh semangat mewujudkan PAD yang diinginkan. Yakin, pasti bisa, asal berusaha,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan seluruh Kepala UPTD PPRD Se-Kaltim, dan PLO UPTD PPRD Bapenda se Kaltim. (Redaksi)

Sumber: Humas Pemprov Kaltim

Share:

About The Author