Sayembara Logo Kukar Land 2025 Gaet Antusiasme Tinggi, Dispar Kukar Dorong Pertumbuhan Kreator Lokal

Sayembara Logo Kukar Land 2025 Gaet Antusiasme Tinggi, Dispar Kukar Dorong Pertumbuhan Kreator Lokal

Mediaetam.com – Sayembara desain logo “Kukar Land” menjadi langkah inovatif yang diambil Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk melibatkan para pelaku desain komunikasi visual dalam proses penguatan branding event daerah.

Selain mencari logo resmi untuk perhelatan tersebut, sayembara ini juga membuka ruang kreasi bagi talenta lokal maupun nasional.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, menekankan bahwa desain komunikasi visual merupakan salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang saat ini tengah difokuskan pengembangannya oleh pemerintah daerah.

“Desain komunikasi visual itu salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif, dan lewat Kukar Land kami ingin subsektor ini hidup, aktif, dan inklusif.

Banyak yang ikut sayembara ini, bukan hanya dari Kukar tapi juga dari luar daerah,”** ujarnya.

Proses seleksi sayembara dilakukan secara terbuka melalui media sosial Instagram, di mana peserta diwajibkan mengunggah karya mereka dengan menandai akun resmi Ekraf Kukar dan Dispar Kukar.

Sistem tagging ini diberlakukan untuk menjamin validitas identitas peserta.

“Kami wajibkan peserta men-tag akun kami karena kami butuh tahu siapa pembuat desainnya.

Harus by name by address, jangan sampai akun mereka anonim atau dikunci. Sebagus apa pun desainnya, kalau tidak bisa diverifikasi, ya tidak akan kami pilih,” tegasnya.

Pemenang akan memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp3,5 juta. Lebih dari itu, desain terpilih akan diresmikan sebagai identitas visual Kukar Land, dicetak pada berbagai atribut acara seperti kaos, poster, dan materi promosi lainnya.

Pemenang juga akan mendapat akses khusus selama berlangsungnya acara.

“Kami akan masukkan ke dalam daftar pelaku binaan kami. Jadi, setelah ini bisa kami kembangkan lebih lanjut. Mungkin bisa ikut pameran, pelatihan, atau proyek lain di bawah pembinaan Dispar Kukar,” jelas Zikri.

Menurutnya, inisiatif ini bukan sekadar kompetisi satu kali, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan untuk mengembangkan ekosistem kreatif yang inklusif di Kukar.

“Meski hanya satu pemenang, sayembara ini memunculkan banyak pelaku baru di subsektor ini. Ini bagian dari strategi kami agar ekosistem kreatif di Kukar tumbuh secara inklusif,” pungkasnya.

Melalui sayembara ini, Dispar Kukar berharap bisa menjaring lebih banyak kreator muda yang berpotensi dan mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang mampu mewakili semangat dan karakter khas daerah.

Bagikan:

Pos terkait