Kalah Telak 3-0 Dari Borneo FC, Pelatih Arema FC Ungkap Penyebabnya

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida (tengah) saat konferensi pers usai laga menghadapi Borneo FC, di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Ahad, 24 Juli 2022. [Maulana/Mediaetam.com]

Mediaetam.com, Samarinda – Pelatih Arema FC Eduardo Almeida memberi penjelasan terkait kekalahan timnya saat bertandang ke markas Borneo FC, di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Ahad, 24 Juli 2022.

Kalah 3-0, Almeida menolak jika disebabkan karena pemain yang kelelahan. Menurutnya, gol cepat Borneo FC pada 6 menit pertama menjadi penyebabnya.

Bacaan Lainnya

“Sebenarnya ini bukan tentang kelelahan sejujurnya. Saya rasa ini tentang penyerangan dari menit awal. Saya tak tahu apa yang terjadi, tetapi saya akan berbicara dengan para pemain. Kami akan melihat apa alasannya,” kata Almeida, saat sesi konferensi pers usai laga, didampingi penerjemah bahasa.

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida (tengah) saat konferensi pers usai laga menghadapi Borneo FC, di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Ahad, 24 Juli 2022. [Maulana/Mediaetam.com]
Usai tertinggal dua gol, Almeida mengungkapkan upaya untuk bangkit, namun gagal.

“Kami coba memberikan reaksi, tetapi belum menghasilkan,” kata dia.

Kemudian, pada babak kedua, Almeida mengungkapkan Arema FC mencoba untuk berimprovisasi untuk bisa menguasai bola.

“Tetapi lawan bisa menghalau kami sehingga kami kesulitan untuk mencetak gol. Mereka kemudian mencetak gol lagi melalui free kick. Kami kehilangan tiga poin. Kami harus fokus untuk laga selanjutnya,” ungkapnya.

Camara juga tidak bermain pada laga ini, di mana ia bermain baik saat menghadapi Borneo FC pada laga final Piala Presiden 2022. Almeida menjelaskan, pemain sedang tidak fit.

“Ketika kami pergi untuk game ini, kami tidak siap,” ungkapnya.

Selanjutnya, Almeida menekankan akan melakukan evaluasi dengan berpikir jernih, tanpa emosional dari hasil kekalahan ini.

“Jadi kami akan memberi evaluasi dengan hati,” katanya. (Redaksi Mediatam.com)

Editor: Maulana

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan