Mediaetam.com – Pemdes Sumber Sari, Loa Kulu bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Arum, saat ini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Lomba Desa Wisata tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun ini.
Tentunya ini merupakan kesempatan besar bagi desa sebagai sarana memperkenalkan potensi wisata lokal sekaligus pemicu semangat masyarakat dalam mengelola pariwisata secara mandiri.
Dalam hal ini, Dedy, selaku Ketua Pokdarwis Dewi Arum, menyampaikan apa saja yang telah dipersiapkan untuk perlombaan tersebut.
“Persiapan kami saat ini lebih ke hal-hal teknis dulu, seperti kelengkapan dokumen administrasi dan fasilitas yang ada di lokasi wisata. Beberapa fasilitas memang sudah tersedia, tapi ada juga yang masih perlu diperbaiki atau ditambah. Kami usahakan semua bisa terpenuhi sesuai dengan ketentuan dari panitia,” ujarnya.
Meski masih ada beberapa kekurangan, setidaknya secara umum koordinasi antar pihak di desa sudah berjalan dengan baik.
Lomba di tahun ini pun sedikit berbeda, yang mana sebelumnya lomba lebih fokus pada aktivitas Pokdarwis, kini cakupannya lebih luas karena.
Yang mana apa yang dilombakan adalah kategori “desa wisata”, maka tentu seluruh elemen yang ada di desa ikut dinilai.
“Sekarang ini bukan Cuma Pokdarwis saja yang dilihat, tapi seluruh elemen desa. Mulai dari pelayanan kepada wisatawan, kelengkapan fasilitas umum, sampai kerja sama antar kelembagaan seperti pemerintah desa, BUMDes, dan komunitas lokal. Semuanya dinilai,” jelasnya.
Tim dari desa pun juga sedang memproses dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk diunggah ke sistem online yang disediakan panitia provinsi.
“Kami lagi upload semua berkas ke link online yang sudah dibagikan panitia lomba. Untuk berkas fisiknya, kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut apakah akan dikirim atau diserahkan langsung,” terangnya.
Masyarakat juga mendukung kegiatan ini dengan membersihkan lingkungan, menyiapkan tempat wisata hingga memberikan masukan agar desa tampil maksimal.
“Kami berharap lomba ini bukan hanya jadi kompetisi, tapi jadi langkah awal untuk memajukan pariwisata desa. Potensi wisata kami sebenarnya besar, hanya saja perlu ditata dan dipromosikan lebih baik. Dengan mengikuti lomba ini, semoga desa kami bisa dikenal lebih luas dan ke depannya lebih banyak wisatawan yang datang,” tambahnya.
Pada dasarnya desa Sumber Sari sendiri mempunya beberapa potensi wisata alam dan budaya yang bisa dikembangkan.
“Lewat Pokdarwis, kita bisa dorong keterlibatan masyarakat untuk ikut menjaga dan mengelola potensi wisata. Apalagi sekarang desa punya BUMDes yang bisa dikembangkan jadi pengelola usaha wisata secara resmi. Kalau semua jalan bersama, saya yakin dampaknya akan besar, baik untuk ekonomi warga maupun untuk nama baik desa di tingkat provinsi,” tutupnya.








