Impian Masyarakat Tabang Merasakan Listrik 24 Jam Segera Terwujud

Kukar – Akhirnya, masyarakat Kecamatan Tabang bakal merasakan dan menikmati aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) 24 jam full nonstop. Setelah bakal dilakukan sambungan dengan salah gardu listrik yang ada di Kota Bangun.

Proses pemasangan trafo PLN di Kecamatan Tabang. [Mediaetam.com/Ist]

Awalnya, listrik PLN yang dibeli dan dirasakan oleh masyarakat kecamatan paling ujung inipun belum beroperasi maksimal hingga 24 jam. Listrik yang disuplai oleh perusahaan yang ada di Tabang hanya menyediakan listrik untuk beberapa jam saja dalam sehari.

Anggota DPRD Kukar, Sopan Sopian menjelaskan, jika pemasangan trafo listrik di pusat Kecamatan Tabang sudah mulai dilakukan sudah dilakukan. Meskipun tidak serta merta langsung bisa mengaliri seluruh desa di Tabang, tpi dipastikan akan mengalir secara bertahap.

“Setelahnya nanti akan ada uji coba untuk memastikan jika listrik PLN benar-benar dapat beroperasi 24 jam,” jelas Sopan Sopian.

Jaringan listrik melalui gardu listrik di Kota Bangun ini akan melengkapi sumber pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang sudah lama terpasang di Kecamatan Tabang. Diharapkan yang belum memiliki jaringan akan segera di back up oleh jaringan listrik PLN ini.

Disisi lain, Desa Sebelimbingan Kecamatan Kota Bangun menunggu persetujuan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar terkait kabel yang menyebrang atas Jembatan Martadipura. Jika area tersebut sudah terkoneksi maka Desa Sebelimbingan, Muhuran, maupun Desa Semayang nanti mengunakan aliran listrik dari Gardu Induk Kota Bangun. Sehingga PLN tidak membeli jaringan listrik dari perusahaan untuk disalurkan ke masyarakat.

“Memang program PLN harus menerangi seluruh penjuru wilayah Desa dan Kecamatan,” terang mantan kepala desa ini.

Politisi Gerindra inipun berharap mudah-mudahan harapan masyarakat yang sejak lama menantikan dapat menikmati listrik 24 jam bisa segera terwujud di seluruh wilayah Kukar terutama di Tabang.

Bagikan:

About The Author