Inflasi Kaltim di Atas Rata-Rata Nasional

Ilustrasi pertambangan

Samarinda – Inflasi Kaltim berada di atas rata-rata Nasional. Pada, Senin (3/7), Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim melaporkan inflasi di nasional mencapai 0,14 persen.

 

Bacaan Lainnya

“Sedangkan di Kaltim di atas rata-rata Nasional,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Yusniar Juliana. Seperti disadur dari laman Diskominfo Kaltim.

 

Perinciannya adalah Samarinda 0,25 persen dan Kota Balikpapan terjadi inflasi sebesar 0,08 persen. Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok transportasi sebesar 1,25 persen. Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,34 persen. Kelompok pendidikan sebesar 0,1 persen,  kelompok kesehatan, dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya masing-masing sebesar 0,02 persen,

“Lalu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen,” tuturnya.

Sebaliknya, kelompok yang mengalami penurunan indeks harga yaitu kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,01 persen. Lalu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,37 persen.

Jika dilihat perkembangan harga konsumen dari Desember 2022 hingga Juni 2023 perubahan harga sebesar 1,94 persen dan ini pun sama dengan inflasi bulanan IHK Kaltim secara tahun kalender ini diatas rata-rata nasional tercatat 1,24 persen. Selanjutnya di Juni 2023 Kota Samarinda dan Kota Balikpapan masing-masing berada pada urutan kedelapan dan kesepuluh di antara kota IHK Pulau Kalimantan.

 

Bagikan:

Pos terkait