Mediaetam.com, Kukar – Kepala Dinas Koperasi UKM (Diskop UKM) Tajuddin mengatakan, Program Kredit Kukar Idaman (KKI) sudah tembus Rp 8 miliar. Pihaknya mencatat, angka tersebut berhasil memberi manfaat bagi 530 pelaku usaha di Kukar.
“Program KKI ini sudah berjalan sejak Oktober 2021 lalu bekerja sama dengan Bankaltimtara. Ditujukan kepada para pelaku UMKM di Kukar untuk membantu permodalan serta membantu meningkatkan kualitas produksi,” terang Kepala Diskop UKM Kukar, Tajuddin. Kamis, (3/8/2023).
Tajuddin mengatakan tujuan dari Program KKI ini untuk masyarakat yang mau memulai usaha. Jadi, mereka tidak terjebak pada rentenir-rentenir yang bisa memberatkan dengan nilai bunga tinggi.
“Untuk jumlah nilai pinjaman maksimal bagi pedagang kaki lima itu sebesar Rp 10 juta. Dengan melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU), untuk pencairannya melalui Bankaltimtara,” ucapnya.
Selain itu, saat ini Diskop UKM Kukar tengah mengevaluasi program KKI untuk disalurkan ke petani dan nelayan.
“Ini arahan dari Bupati Kukar Edi Damansyah dan masih kami diskusikan. Direncanakan jumlah program KKI yang akan diberikan kepada petani dan nelayan itu mencapai Rp 50 juta,” ujarnya.
Namun, program tersebut masih terkendala dengan peraturan bank terkait. Karena pinjaman di atas Rp 5 juta harus menggunakan jaminan.
“Kami coba terus evaluasi dan diskusikan ini, agar bisa segera berjalan nanti,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)








