Menghitung Hari Akhir Masa Jabatan Isran-Hadi, Pekerjaan Rumah Turunkan Angka Kemiskinan

Gubernur Kaltim Isran Noor saat menyerahkan bantuan rumah layak huni ke masyarakat Desa Kelekat Kabupaten Kutai kartanegara, RLH tersebut merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bayan Grup dan Rea Kaltim, pada (3/7). (Dokumen Diskominfo Kaltim)
Gubernur Kaltim Isran Noor saat menyerahkan bantuan rumah layak huni ke masyarakat Desa Kelekat Kabupaten Kutai kartanegara, RLH tersebut merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bayan Grup dan Rea Kaltim, pada (3/7). (Dokumen Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA – Akhir September ini, masa jabatan Isran Noor – Hadi Mulyadi habis. Mereka masih punya pekerjaan rumah menuntaskan rencana pembangunan yang ditenggat akhir 2023. Meski begitu, Sekda Kaltim Sri Wahyuni memastikan target ini akan terkejar. Sebab, persentase sisa capaian pembangunan, tinggal hitungan jari saja.

Melansir dari Humas Pemprov Kaltim, Sri Wahyuni mengatakan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2018-2023, sisanya hanya tiga persen.

Bacaan Lainnya

“Sekarang capainnya sudah 97 persen lebih, sisanya 3 persen. Tinggal yang belum itu penurunan angka kemiskinan, kualitas lingkungan dan reformasi birokrasi,” sebutnya.
Masih ada waktu sekitar tiga bulan. Menurut Sri Wahyuni, Pemprov masih punya waktu menyelesaikan.
“Walaupun Gubernur dan Wagub Kaltim akan berakhir 30 September ini, tapi visi misinya tidak ikut berakhir,” jelasnya,

Salah satu yang menjadi pekerjaan rumah adalah menurunkan angka kemiskinan. Saat ini, persentase kemiskinan di Kaltim 6,3 persen. Untuk menurunkannya, program andalan Isran Hadi adalah membangun rumah layak huni untuk masyakarat miskin yang tersebar di kabupaten dan kota. Sumbernya beragam, termasuk melalui CSR perusahaan yang beroperasi di Kaltim.

“Dengan kebijakan pembangunan rumah layak huni ini, kita optimis dapat menurunkan angka kemiskinan di Kaltim,” ujarnya.

Pihaknya membangun dua tipe rumah layak huni dalam program ini. Pertama konstruksi kayu type 45 dengan tiga kamar dan konstruksi beton type 36 dengan dua kamar tidur.

“Ditargetkan 500 unit, sudah terealisasi dan diserahterimakan kurang lebih tiga ratusan unit. Itu semua bantuan dari perusahaan,” jelasnya.

Bagikan:

Pos terkait