BALIKPAPAN – Lonjakan jumlah pasien terjadi di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo usai libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah. Peningkatan tersebut bahkan mencapai 30 hingga 40 persen, terutama pada layanan rawat jalan dan rujukan.
Kondisi ini terungkap saat Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Balikpapan, Rabu (25/3/2026). Salah satu lokasi utama yang dikunjungi adalah RSUD Kanudjoso Djatiwibowo sebagai rumah sakit rujukan terbesar di wilayah tersebut.
Dalam sidak itu, gubernur didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Kepala Dinas Kesehatan dr. Jaya Mualimin, serta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya. Mereka meninjau langsung berbagai fasilitas pelayanan, mulai dari ruang tunggu, klinik spesialis, hingga ruang rawat inap.
Lonjakan Pasien dan Antrean Meningkat
Pelaksana Tugas Direktur RSUD Kanudjoso Djatiwibowo, Ahmad Jais, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pasien terjadi signifikan setelah masa Lebaran berakhir.
“Terjadi kenaikan pasien sekitar 30 hingga 40 persen setelah Lebaran. Ini cukup terasa, terutama pada layanan rawat jalan dan rujukan,” ujarnya.
Lonjakan tersebut berdampak pada meningkatnya antrean pasien, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan. Situasi ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi agar pelayanan tidak terganggu.
Rudy Mas’ud menegaskan pentingnya pembenahan sistem layanan untuk mengatasi kepadatan tersebut.
“Keluhan masyarakat terkait antrean pasien BPJS masih menjadi catatan. Ini perlu segera kita benahi agar pelayanan tetap cepat dan optimal,” tegasnya.
Selain menyoroti antrean, gubernur juga memastikan fasilitas pendukung seperti pendingin ruangan di area tunggu berfungsi dengan baik demi kenyamanan pasien dan keluarga.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan kesehatan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat setelah libur panjang.
Dengan adanya evaluasi langsung melalui sidak ini, diharapkan rumah sakit dapat segera melakukan penyesuaian sehingga pelayanan tetap maksimal dan masyarakat mendapatkan penanganan yang cepat serta nyaman.
Redaksi Media Etam








