Samarinda – Cakupan vaksinasi covid-19 di Kaltim untuk dosis pertama terus bertambah. Pertengahan Februari 2022 ini, dilaporkan telah mencapai 92,70 persen dari target 2.874.401 orang.
Pemerintah sangat berharap kesadaran masyarakat terus meningkat untuk mengikuti vaksinasi. Di sisi lain, pemerintah pun akan bekerja keras untuk meningkatkan percepatan vaksinasi.
“Yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 2.664.434 atau 92,70 persen. Dosis 2 sebanyak 2.053.464 atau 71,44 persen, dan dosis 3 sebanyak 96.062 atau 3,34 persen,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak.
Balikpapan menjadi yang daerah paling cepat dalam pelaksanaan vaksinasi. Capaian vaksinasi Kota Beriman dosis 1 mencapai 114,41 persen; dosis 2 mencapai 98,56 persen; dan dosis 3 mencapai 6,16 persen.

Adapun untuk cakupan vaksinasi dosis 1 di Kaltim, sembilan kabupaten dan kota sudah berada di atas 80 persen. Hanya Kabupaten Kutai Kartanegara yang capaiannya 78,87 persen.
Dosis 1 untuk Berau 85,05 persen, Kutai Barat 98,64 persen, Kutai Timur 87,09 persen, Mahakam Ulu 84,49 persen, Paser 87,99 persen, Penajam Paser Utara 84,06 persen, Bontang 95,03 persen dan Samarinda 93,79 persen.
Untuk cakupan vaksinasi dosis 2 Kota Balikpapan kembali menjadi yang tertinggi dengan capaian 98,56 persen. Capaian terendah dosis 2 di Kabupaten Mahakam Ulu dengan 55,67 persen.
Dosis 2 untuk Berau 61,69 persen, Kutai Barat 71,29 persen, Kutai Timur 63,91 persen, Kabupaten Kutai Kartanegara 59,63 persen, Paser 56,70 persen, Penajam Paser Utara 65,58 persen, Bontang 81,31 persen dan Samarinda 70,58 persen.
Untuk cakupan dosis 3, Kota Bontang menjadi yang tertinggi dengan 9,01 persen. Sedangkan yang terendah Kabupaten Penajam Paser Utara dengan 1,03 persen.
Untuk dosis 3 ini secara rinci sebagai berikut. Berau 2,49 persen, Kutai Barat 2,18 persen, Kutai Timur 2,80 persen, Kutai Kartanegara 2,28 persen, Mahakam Ulu 6,62 persen, Paser 1,24 persen, Balikpapan 6,16 persen dan Samarinda 2,56 persen.
“Data ini per 6 Februari 2022,” sebut Andi Muhammad Ishak.
Lebih rinci lagi dipaparkan, cakupan vaksinasi Covid-19 tahap I (sumber daya manusia bidang kesehatan) dosis 1 sebanyak 39.373 (139,53 persen), dosis 2 sebanyak 38.472 (136,34 persen) dan dosis 3 sebanyak 30.157 (106,87 persen) dengan target sasaran vaksinasi sebanyak 28.218 orang.
Kemudian cakupan vaksinasi tahap II (lansia dan petugas pelayanan publik). Target sasaran vaksinasi lansia sebanyak 189.533. Vaksin dosis 1 sebanyak 66,22 persen, dosis 2 sebanyak 50,27 persen dan dosis 3 sebesar 6,15 persen.
“Petugas pelayanan publik dosis 1 sebanyak 116, 75 persen, dosis 2 sebanyak 108,76 persen dan dosis 3 sebanyak 1,44 persen dari target sasaran 284.193 orang,” jelasnya.
Selanjutnya, cakupan vaksinasi tahap III (masyarakat rentan dan umum serta remaja). Target sasaran vaksinasi pada masyarakat rentan dan umum sebanyak 1.974.995 dan sudah terlaksana untuk dosis 1 sebanyak 71,80 persen, dosis 2 sebanyak 55,52 persen dan dosis 3 sebanyak 2,54 persen.
“Target sasaran vaksinasi pada remaja sebanyak 397.462. Dosis 1 sudah 89,87 persen, dosis 2 sebanyak 75,13 persen dan dosis 3 belum ada yang divaksin,” tuturnya.
Sedangkan cakupan vaksinasi Covid-19 pada anak-anak di Kaltim untuk dosis 1 sebanyak 56,09 persen dan dosis 2 sebanyak 12,99 persen dari target sasaran vaksinasi 386.304 anak.
“Kekebalan kelompok (herd immunity) menjadi target pemerintah. Serta tetap disiplin prokes, terutama selalu memakai masker,” tutup Andi Ishak. (adv/kmf/bby)








