Wali Kota Balikpapan Terbitkan Surat Edaran, Singgung ke Mana Anggaran Flyover

BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud menggelar rapat bersama jajarannya usai kecelakaan maut di Muara Rapak, Jumat, 21 Januari 2022.

“Kami sepakat mengambil langkah tegas dan berkoordinasi dengan kepolisian, supaya tidak terulang,” kata dia saat menggelar konferensi pers, di Balikpapan.

Saat ini, kata dia, memang sudah ada peraturan wali kota (Perwali) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jam Operasional Angkutan Alat Berat. Nantinya, perwali tersebut akan direvisi.

Namun, pada hari ini, untuk menegaskan kejadian serupa tidak terulang, maka diterbitkan surat edaran.

“Malam ini kami terbitkan surat edaran. Dari jam 10 malam sampai jam 5 pagi baru diperbolehkan mobil di atas 10 roda baru boleh masuk ke jalan kota di Balikpapan. Jadi di luar jam itu tidak boleh lagi,” ungkapnya.

Rahmad berharap, nantinya, mobil besar disediakan jalur tol, sehingga tidak perlu melintasi jalur kota di Balikpapan.

“Langkah ini kita ambil untuk melindungi warga kita. Meski ada sisi tidak baiknya dari sisi ekonomi, kita terpaksa mengambil langkah ini untuk mengurangi kejadian yang dapat mengancam pengguna jalan,” papar Rahmad.

Rahmad juga memaparkan tentang rencana pembangunan flyover di Muara Rapak. Menurutnya, sebelumnya anggaran sudah masuk di APBD-P Kaltim 2021. Namun saat pengesahan, anggaran ia sebut tidak masuk.

“Ternyata saat pengesahan anggaran tidak tahu hilang ke mana. Untuk itu, kita akan minta ke gubernur, untuk meminta anggaran (pembangunan flyover) dimasukan pada (APBD) perubahan 2022 ini,” kata dia.M (Maulana)

Bagikan:

About The Author