Kutim – Sedang asik memancing, warga melihat seekor buaya, ukurannya sekitar 4 meter.
“Informasi awal dari petugas yang mendapat laporan dari warga yang sedang mancing, dari situ tim yang berjumlah 10 orang bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” jelas Kepala Disdamkar Bontang, Amiluddin melalui Koordinator Penyelamatan, Rudi Kuncoro, saat dihubungi wartawan, Senin 21 Maret 2022.

“Proses evakuasi kita menggunakan jaring, jadi dari petugas kita bagi 3 tim, ada yang berjaga di area keluar selokan, dan sebagai menggiring buaya, sisanya berjaga di lokasi perangkap,” ujar Rudi.
Rudi menjelaskan, saat evakuasi, pihaknya tak menemukan kendala lantaran posisi buaya yang berada di dalam selokan kecil. Selain itu meski proses evakuasi dilakukan pada malam hari, petugas sudah bersiap dengan lighting untuk menerangi lokasi.
“Alhamdulillah usai terkena jaring, tim langsung mengangkat buaya tersebut menggunakan tali, usai terangkat mulut dan kakinya langsung di ikat agar tidak melawan,” bebernya.
Diterangkan Rudi, meski kondisi Kutai Timur tengah dilanda banjir besar, evakuasi terhadap buaya akan tetap diupayakan agar predator tersebut tak masuk kedalam permukiman warga.
“Memang lokasinya jauh dari permukiman warga, namun sebagai antisipasi kita lakukan evakuasi agar warga merasa aman saat kondisi banjir di wilayah Kutim seperti saat ini,” ujarnya.
Rencananya buaya berukuran 4 meter tersebut akan di serahkan ke BKSDA Kaltim untuk dapat di lepas liarkan di habitatnya yang jauh dari permukiman.
“Sementara buaya kita amankan di Disdamkar, besok rencananya kita akan hubungi pihak BKSDA untuk selanjutnya di lepas liarkan di habitatnya,” pungkasnya. (Redaksi Mediaetam.com)
Editor: Maulana








