Pegiat Seni dari 6 Negara Ikuti Kirab Budaya di Samarinda, East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025 Resmi Dibuka

RAMAH: Perwakilan Korea Selatan menyapa warga yang menonton kirab budaya di Samarinda. (Dispar Kaltim)

Samarinda — Di Jumat pagi yang sibuk, ribuan warga Samarinda ataupun yang datang dari luar kota memadatai kawasan Taman Samarendah. Mereka ingin melihat dan menyapa langsung pegiat seni dari 6 negara yang mengikuti kirab budaya sebagai agenda pembuka East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025.

Gaungnya memang belum sebesar The Erau Adat Kutai and International Folk Arts Festival (EIFAF) pada masa jayanya. Namun kehadiran EBIFF tetap menjadi daya tarik tersendiri. Karena festival budaya yang biasa terkesan tradisional, kini dibalut megah dan modern. Semakin menarik dengan kehadiran pelaku seni budaya dari mancanegara.

Bacaan Lainnya

Di edisi kedua EBIFF kali ini, Pemprov Kaltim melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim menghadirkan perwakilan Rusia, Korea Selatan, India, Polandia, hingga Rumania. Sementara dari Indonesia, partisipasi datang dari berbagai komunitas dan organisasi daerah seperti KKSS Kaltim, Kerukunan Bubuhan Banjar Kalsel, Ikatan Keluarga Minang, Ikapakarti Samarinda, Keroan Kutai Bersatu, Komunitas Barongsai Samarinda, Apau Punyaat Samarinda, serta paguyuban dari Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, NTT, dan Warga Sunda Samarinda.

Dibuka dengan Kirab Budaya

Seperti halnya tahun lalu, kirab budaya dilakukan pada hari Jumat pagi, di lokasi yang sama yakni Taman Samarendah. Meski dilakukan pada jam sibuk, ribuan warga sudah memadati jalur kirab sejak jam 6.30 pagi. Para pedagang makanan dan minuman pun memanfaatkan momen ini untuk mencari rezeki.

Lebih dari 4 ribu peserta yang mayoritas adalah penari dan musisi mengikuti kirab ini. Mengenakan pakaian khas masing-masing, sesekali memeragakan koreo dalam skala kecil. Aksi mereka sukses menarik perhatian warga.

Bahkan sesekali rombongan kirab harus berhenti untuk melayani ajakan foto bersama warga. Para pegiat seni tersebut tampak menikmati keramahan dan antusiame warga Kota Pusat Peradaban.

Adapun jalur yang dilewati yakni dimulai dari Taman Samarendah – Jalan Awang Long – dan berakhir di kawasan Gubernuran di Jalan Jenderal Sudirman. Kirab budaya ini adalah agenda pembuka sekaligus pemanasan. Secara resmi, EBIFF 2025 akan dibuka melalui seremoni yang berlangsung pada Jumat malam ini, 25 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya pembukaan EBIFF 2025. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar panggung budaya, tetapi juga wadah penting untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Festival ini menjadi momentum strategis untuk mengangkat potensi wisata dan kreativitas lokal Kalimantan Timur ke panggung dunia,” ungkapnya di laman resmi pemprov.

Jadwal EBIFF 2025

Kirab Budaya Internasional

Jumat, 25 Juli 2025

06:30 – 10:00 Wita

Taman Samarendah – Kantor Gubernur Prov Kaltim

Opening Ceremony

Jumat, 25 Juli 2025

19:30 – 23:30 Wita

Stadion Gelora Kadrie Oening

Pentas Seni Internasional

Sabtu, 26 Juli – Minggu, 27 Juli 2025

19:30 – 22:00 Wita

Temindung Creative Hub & Hal. Parkir Gelora Kadrie Oening

Pameran Ekonomi Kreatif

Sabtu, 26 Juli – Minggu, 27 Juli 2025

14:00 – 22:00 Wita

Temindung Creative Hub & Hal. Parkir Gelora Kadrie Oening

Perlombaan (Lomba Menyanyi Lagu Daerah & Fashion Show Berkah)

Sabtu, 26 Juli – Minggu, 27 Juli 2025

14:00 – 18:00 Wita

Temindung Creative Hub & Hal. Parkir Gelora Kadrie Oening

Kunjungan Sekolah

Senin, 28 Juli 2025

09:30 – 12:30 WITA

SMA 1, SMK 1, SMK 3, SMK 5, SMA 16

Closing Ceremony

Senin, 28 Juli 2025

19:30 – 22:30 WITA

Stadion Gelora Kadrie Oening (gis)

Pos terkait