Uang Palsu Dipakai Beli Takjil, Kakek di Balikpapan Jadi Korban

Ilustrasi. mengecek keaslian uang. [Unsplash]

Mediaetam.com, Balikpapan – Waspada, uang palsu beredar, tak kenal waktu dan siapa pun bisa jadi korban. Momen Ramadan, justru dinodai dengan tindakan penyebaran uang palsu. Seperti yang terjadi di Kota Balikpapan, bahkan seorang kakek pedagang takjil yang menjadi korbannya.

Kejadiannya di kawasan Bukit Damai Sentosa (BDS). Saat itu, kakek sedang menjajakkan jualannya menggunaka motor di tepi jalan. Awalnya kakek itu mengira proses jual beli yang ia lakukan tak ada yang salah. Hingga akhirnya ada seorang pembeli yang memberi tahu sang kakek, bahwa ada uang palsu.

Bacaan Lainnya

“Kasihan kakek ini, dia nggak tahu kalau uang yang didapatnya itu upal (Uang palsu). Pas saya cek, ternyata memang benar itu uang palsu,” kata Riska, seorang pembeli kue.

Ilustrasi. mengecek keaslian uang. [Unsplash]
Belum diketahui siapa yang membeli dengan upal tersebut. Riska mengaku geram kepada pelaku yang tega menukarkan upal dengan kue yang dijual korban. Terlebih korban memberikan uang kembali.

“Nggak tahu siapa yang beli pakai upal. Nggak punya hati banget, semoga yang beli tadi punya itikad baik untuk mengembalikan,” ungkapnya.

Tak hanya di Balikpapan, pedagang es juga mengalami hal yang sama. Rizna, salah seorang korban upal tersebut juga tak menyangka uang yang diterimanya dari pembeli adalah upal. Sebab memang sekilas upal tersebut sangat mirip dengan aslinya.

“Iya, hati-hati saja dengan uang palsu, saya juga dapat. Sekilas mirip asli, tapi kalau dilihat lebih teliti dan diterawang itu nggak ada gambarnya, terus kertasnya juga lebih halus,” beber Rizna.

Rizna mengimbau kepada pedagang khususnya yang berjualan di Pasar Ramadan untuk waspada. Sebab situasi ramai pembeli menjadi kesempatan bagi pelaku menukarkan uang palsunya.

“Iya buat yang jualan, hati-hati aja dengan uang palsu ini. Selalu di cek betul-betul uang yang dikasih pembeli,” pungkasnya. (Redaksi Mediaetam.com)

Editor: Maulana

Bagikan:

Pos terkait