Dispar Kaltim Perkenalkan Wisata Bahari dan Alam Bumi Etam ke 30 Negara

Dispar Kaltim mengikuti pameran internasional terbesar di Indonesia. (Dinas Pariwisata Kaltim)

Samarinda-Setelah dua tahun pandemi covid-19 merebak di Indonesia, sektor pariwisata di Tanah Air pelan-pelan kembali bergairah. Kaltim tak ketinggalan menyambut momentum kebangkitan.

Sajian andalan Benua Etam terus diperkenalkan ke khalayak internasional.
Juni 2022, Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, dalam rangka promosi kepariwisataan, mengikuti ajang pameran perjalanan dan wisata Internasional terbesar di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Di Bali Beyond and Travel Fair (BBTF) ke-8, kami hadir dengan berpartisipasi sebagai seller,” kata Plt Kepala Dispar Kaltim, HM Irvan Rivai, kepada Tim Publikasi Biro Adpim Setda Prov Kaltim, Kamis, 16 Juni 2022

BBTF kali ini digelar di Bali International Convention Center (BICC) The Westin Resort Nusa Dua Bali. Menjadi salah satu upaya menjual potensi wisata Benua Etam di dunia pariwisata global.

“Kami ingin Kaltim dapat lebih dikunjungi para wistawan nusantara, bahkan mancanegara dengan paket-paket wisata yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Dispar Kaltim mengikuti pameran internasional terbesar di Indonesia. (Dinas Pariwisata Kaltim)

Saat ini, menurut dia, momen kebangkitan kunjungan pariwisata telah dimulai dari Bali sebagai Jantungnya Pariwisata Indonesia. Kaltim yang memiliki potensi wisata menjanjikan, tak ingin ketinggalan momentum kebangkitan.

Di event ini, Dispar Kaltim pun membawa dua seller selaku mitra dalam memasarkan paket-paket wisata bahari maupun alam.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, mendukung BBTF2022 karena akan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Begitu juga untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

BBTF2022 merupakan pameran pariwisata yang fokus mempromosikan sektor tersebut kepada dunia dengan mempertemukan 270 buyers dari 30 negara.

Di antaranya Australia, Belanda, Malaysia, Singapura, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, dan Nigeria dengan 183 sellers dari 30 kabupaten/kota di 13 provinsi.

“Target transaksi dalam BBTF 2022 sebesar Rp5,2 triliun atau meningkat 22 persen dibandingkan realisasi transaksi di BBTF2021 sebesar Rp4 triliun,” sebut Sandiaga. (Ricardo/Adv/Diskominfo Kaltim)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan