Niatnya Baik, Bangunkan Sahur Malah Ditangkap Polisi

Mediaetam.com, Samarinda – Niat baik saja tidak cukup, pelaksanaannya juga perlu disamakan. Seperti yang terjadi di Samarinda, aksi membangunkan orang sahur malah ditangkap polisi.

Jumlahnya tak sedikit, ada puluhan. Mereka diamankan karena dianggap meresahkan masyarakat. Yakni konvoi menggunakan mobil yang dilengkapi pengeras suara dengan latar musik disko, di Jalan Pelita, Samarinda.

“Ini kan membahayakan keselamatan karena mobil pickup digunakan buat angkut barang bukan orang, selain itu juga suara musik disko yang mereka putra banyak diresahkan masyarakat,” jelas Kasat Lantas Polres Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo, saat dihubungi wartawan, Jumat, 15 April 2022.

(Ilustrasi) Membangunkan orang sahur. [Tangkapan layar/Tenor.com]

Kejadiannya sekitar pukul 03.00 Wita. Mereka dianggap melanggar Pasal 183 undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan. Kendaraan yang digunakan tidak sesuai peruntukannya.

Gulo menjelaskan, selama bulan puasa, polisi telah mengamankan 91 kendaraan balapan liar dan 2 kendaraan pikap yang digunakan mengangkut orang berjoget-joget.

“Kami telah membuat satgas khusus untuk menindak remaja yang konvoi menggunakan musik disko dan balapan liar, total sampai saat ini ada 2 kendaraan mobil pickup, satu kendaraan bermotor modifikasi dan 91 motor yang digunakan balapan liar,” ungkap Gulo.

Selain meresahkan konvoi tersebut juga sering kali menimbulkan keributan di jalan raya antara kelompok konvoi dengan kelompok lainnya.

“Beberapa waktu lalu, para remaja yang konvoi ini sempat membuat keributan tapi sudah di amankan anggota patroli,” ucapnya.

Keresahan masyarakat bukan kali ini saja, sebelumnya beredar video, muda mudi konvoi sambil berjoget di atas mobil pickup memutar musik disko dan viral di media sosial. Atas tindakan mereka banyak warga mengaku resa atas tingkah laku remaja saat membangunkan sahur menggunakan musik disko sambil berjoget-joget.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ikut serta atau pun sekedar menonton kegiatan konvoi semacam ini, Karen dikhawatirkan menjadi magnet, dan dapat menimbulkan kegaduhan,” kata Gulo. (Redaksi Mediaetam.com)

Editor: Maulana

Bagikan:

About The Author

Reply