Menuju 100 Hari Kerja, Andi Harun : Hampir Seluruh Program Prioritas Terlaksana

Mediaetam.com, Samarinda – Mendekati 100 Hari Kerja Pemerintahan Andi Harun – Rusmadi Wongso, Pemkot Samarinda melakukan rapat evaluasi di Kantor Balai Kota pada Kamis, 27/05/2021.

Andi Harun

Saat ditemui awak media Andi Harun menjelaskan bahwa hampir seluruh program prioritas dalam 100 hari kerja sudah terlaksana, hanya saja dirinya memberikan catatan terkait kordinasi yang masih perlu ditingkatkan antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Semua sudah berjalan tinggal sedikit lagi, dan kita optimis akan selesai saat 100 hari kerja pada 5 Juni mendatang,” ucap Andi Harun.

Tak lupa Andi Harun menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh OPD teknis di lingkup Pemkot Samarinda yang telah bersungguh -sungguh dalam merealisasikan program di lapangan.

“Presentasi capaian dari 5 program rata – rata di atas 76 persen. Parameternya kita punya dan dinilai lintas OPD dan ada juga tim yang kita tugaskan secara khusus,” jelas Andi Harun.

Dalam rapat evaluasi ini dihadiri beberapa OPD untuk melakukan konfirmasi kendala terkait dengan program 100 hari kerja.

Hanya saja seperti yang dikatakan di awal oleh Andi Harun, masalah fungsi koordinasi perlu ditingkatkan lagi, seperti misalnya urusan parkir di Pasar Segiri, dari urusan ketertiban parkir oleh Dishub, pengelolaan pengelolaan pasar oleh Disdag dan urusan PKL oleh Satpol PP dalam pelaksanaanya tidak terjalin kordinasi yang baik.

“Dalam pelaksanaanya terkadang terjadi miskomunikasi, kadang secara bersama terkadang sendiri -sendiri sehingga kadang mungkin parkirnya tertipu akan tetapi PKL kurang,” ucap Andi Harun.

Selain itu Andi Harun juga memberikan catatan kepada seluruh asisten Pemkot Samarinda agar memperkuat fungsi kordinasi yang menurutnya juga perlu ditingkatkan lagi.

Dalam menjalankan program kerjanya Andi Harun mengatakan selalu menggunakan pola yang sederhana sebab, disaat dirinya menjadi wali kota belum terlibat secara langsung dalam penyusunan APBD dan menyebabkan terdapat sedikit kendala.

“Keadaan itu tidak menjadi penghalang, seperti misal penanganan banjir kami menggunakan sistem gotong – royong dengan menurunkan pasukan hantu banyu di PUPR untuk melakukan pengerukan sementara parit kecil pasar,” jelas Andi Harun. (Idham)

 

Bagikan:

About The Author